Minggu, 04 April 2010

Suara kalbu

kenangan,aku tak mampu mengantar kepulangannya
diriku tak sanggup meninggalkannya
langit mendung turut berduka
termenung,menetes deras air mata

teringat s'lalu senyumanmu
teringat s'lalu kebaikanmu
kau beri aku perlindungan
keluh kesah kau korbankan

ayah aku datang padamu
semilir dibawah kembang kamboja
bersama embun fajar kemarau ku sertakan do'a
menangis dan berdo'a memeluk nisanmu
mengenang segala salah dan dosaku padamu ...

Tuhan....

aku hanyalah seorang gadis kecil yang kehilangan arah
aku hanyalah sehelai sayap yang s'lalu terjatuh
berusaha tegar menghalau rintangan
berusaha kuat ditengah penderitaan

hanya 1 harapan ....

Ibu kau yang kini memberikan separuh hidupmu
ibu ...kau merelakan separuh nyawamu untukku
kau menjadi tempat mengaduku
kau yang selalu memberikan waktu untukku

Ibu ... disaat kau menangis
kau selipkan kesedihan dan rintihan yang tak bisa ku hapus
hanya ada uluran tanganku disaat kau bersedih
harapan,tercurah senyumanmu diwaktu kau merintih

ibu...seandainya aku bisa menghapus air matamu
seandainya kau tahu aku merasakan pedihnya hatimu
seandainya aku bisa menggantikan kesedihanmu dengan tawaku
seandainya aku bisa membahagiakanmu seperti kau melahirkanku

sepatah kata ku ungkap padamu
hanya kau yang selalu memberi sejuta kasih untukku
jantungku entah mengapa terus menggebu
disaat kata-kata halus terucap dari mulut manismu

dengan keridhoan do'amu
sungguh terlelap tenang diriku dalam pelukanmu
seberkas buaian kasih sayangmu untukku
menjadikan ku kuat dan terketuk pintu kalbuku

love you so much father , mother

040410

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar